MENINGKATKAN KESADARAN KELUARGA DAN MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN YANG BERWAWASAN KEPENDUDUKAN DENGAN KAMPUNG KB DI KABUPATEN BONDOWOSO

BONDOWOSO;(Artikel) Kampung KB adalah suatu gerakan bersama membangun Kesadaran Kolektif Pemerintah, Swasta dan Masyarakat dalam mewujudkan Keluarga Sejahtera secara merata melalui Bingkai Program Keluarga Berencana. Kampung KB dijadikan Model Strategis dan Epicentrum untuk memastikan Program KB dapat menjangkau seluruh keluarga dengan memberi prioritas kepada desa/daerah tertinggal perbatasan dan kepulauan serta daerah kumuh dan padat perkotaan.

Tujuan Kampung KB Mewujudkan partisipasi keluarga dan masyarakat dalam program Keluarga Berencana melalui pendampingan pemerintah dan tokoh masyarakat, sehingga tercipta kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia, keluarga dan lingkungan yang berkualitas. Dengan Indikator tujuan  yang akan dicapai antara lain adalah :

  1. Memenuhi angka kebutuhan KB yang tidak terlayani (unmet need)
  2. Meminimalkan angka putus pakai kontrasepsi (drop kesertaan KB)
  3. Meningkatkan angka partisipasi program ketahanan dan kesejahteraan keluarga
  4. Meningkatkan kesadaran remaja dalam pendewasaan usia kawin, kesehatan reproduksi dan revolusi karakter
  5. Meningkatkan kesadaran keluarga dan masyarakat dalam pembangunan yang berwawasan kependudukan
  6. Terwujudnya lingkungan kampung yang bersih, sehat dan produktif.
  7. Meningkatnya kesadaran keluarga dan masyarakat dalam program pendidikan, kesehatan dan giat bekerja.

Pemilihan  Wilayah Kampung KB tahun 2018 adalah terfokus terhadap desa/daerah tertinggal dan stanting. Kabupaten Bondowoso di Tahun 2018 sampai denngan bulan juni  telah membentuk  Kampung KB baru sejumlah 10 Kampung KB  tersebar di 8 Kecamatan. Adapaun desa yang telah dibentuk tersebut adalah : Kecamatan Maesan Desa Penanggungan; Kec. Sumber Wringin Desa Sumber Wringin; Kec. Prajekan Desa Walidono; Kec. Binakal Desa Sumbertengah dan Desa Baratan; Kec. Klabang Desa Wonoboyo; Kec. Sukosari Desa Kerang; Kec. Pakem.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga berencana Kabupaten Bondowoso menyatakan bahwa, Kampung KB ini diharapkan menjadi miniatur atau gambaran (potret) dari sebuah desa yang didalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait.

Selanjutnya disampaikan pula bahwa Layanan aksi Terpadu di Kampung KB, untuk segera dilengkapi dengan Data basis program Kependudukan dan Keluarga Berencana sebagai dasar  untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah/desa tertinggal dan stanting.(Apipudin)



Tinggalkan Balasan